Minggu, 27 September 2020

September 27, 2020

       Presidium Forum Komunikasi Lembaga Swadaya Bersatu, atau yang disingkat "FORKOM LSM BERSATU" Republik Indonesia, tak hentinya menggelar pertemuan. Utamanya sejak diwacanakan pada Minggu, 30 Agustus 2020, wadah independen lintas suku lintas agama tersebut terus mendapat dukungan berbagai Ormas, Mass Media, Lsm, juga Lembaga Kemasyarakatan lainnya. Bahkan saat ini sudah mencapai 20-an lebih, yang bakal bergabung dan bersinergi dengan Forkom LSM Bersatu

       Kendati berat, namun para unsur Presidium yang terdiri dari Emil Salim Pandiangan, Ketua DPW LSM Komptras Sumut, Ketua DPP LSM TKH M.Rajab, Ketua DPP LSM Sidik Perkara Agus Edy Syahputra Harahap, serta Zulhamri alias Amri Daeng, Ketua DPD JPKP Kota Medan

       Kemudian Sukma Jaya, Ketua Ikatan Warga Satya (IWS) Sumut, Ketua LSM LP3S Sumatera Utara Jaya Simanjuntak, dan Ketua DPP LSM Strategi M.Yusuf Siregar, tokoh pemuda yang dikenal dengan panggilan Boy Siregar tersebut, telah membangun komitmen bersama untuk mengibarkan bendera Forkom LSM Bersatu di Indonesia, terkhusus di Provinsi Sumatera Utara

       "Seberat apapun kendala nantinya, termasuk biaya operasional, akan terasa ringan jika kita atasi bersama", ucap Boy Siregar, salah seorang pencetus ide pembentukan Forkom LSM Bersatu RI dalam rapat presidium lanjutan di Cafe Ladang Kanal Marindal I Patumbak Deli Serdang, Minggu sore (27/9)

        Sambungnya menjelaskan, melalui edukasi tentang bahaya hoax (berita bohong) dan isu SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) ditengah kehidupan sosial masyarakat dengan metode penyuluhan ataupun sosialisasi terutama kepada generasi muda yang terbilang rentan, diharap nantinya dapat meredam, menangkal, atau setidaknya meminimalisir tingkat Hoax maupun isu SARA tersebut

       Hal ini juga termasuk salah satu misi sekaligus dasar pemikiran lahirnya Forkom LSM Bersatu disamping untuk membangun silaturrahmi antar sesama pelaku sosial kontrol. Ditambah misi lain diantaranya seperti berpartisipasi aktif memberikan sumbang saran pemikiran dalam hal menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, berwibawa, dan bermartabat. Sehingga pelaksanaan di berbagai sektor pembangunan berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel

       Forkom LSM Bersatu yang memiliki orientasi Bhinneka Tunggal Ika ini juga diharapkan sebagai pendorong laju pertumbuhan ekonomi dengan cara pembangkitan antusiasme masyarakat melawan Hoax dan isu SARA, sekaligus pemberdayaan serta partisipasi seluruh lapisan masyarakat merubah pola pikir (mindset) lama yang boleh disebut tidak relevan lagi diterapkan diera globalisasi saat ini

       "Mindset masyarakat merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi di Indonesia. Hal itu artinya, kita semua harus hijrah pola pikir ke arah yang lebih baik demi kemajuan banga ini", terang Boy Siregar

       Diketahui, selain 7 unsur presidium, wadah Orkemas lainnya yang bakal bergabung menjadi Ketua-Ketua bidang dikepengurusan Forkom LSM Bersatu RI diantaranya Ketum DPP Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) Dofu Gaho, Ketua LSM JAKA (Jaringan Pemerhati Lingkungan dan Kegiatan Alam) Zamroni Hidayat, Ketum DPP AMMI Sumut Ali Zamar Sikumbang, Ketum Masyarakat Peduli Sumatera Utara (MPSU) Mulya Koto, serta Ketua LSM LKAH Peduli Rakyat Ardiman

       Kemudian Ketum LSM TERKAMS (Terima Keluhan dan Aspirasi Masyarakat Sumatera) Samsul Bahri Hasibuan, Ketum Lintas Sosial Seni Dan Wisata (LISSENTA) Sumut Usman Syam Ritonga, Sekjend DPP MAPAN RI (Masyarakat Penggiat Anti Narkoba Republik Indonesia) Andhy P Nainggolan, Sekum DPP LSM Perraksu Juniper Halomoan, Ketua Komunitas Masyarakat Peduli Amal Kebajikan (KOMPAK) Medan Budi Malem, dan lainnya. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar