Selasa, 12 Mei 2020

Mei 12, 2020

     Manuver Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri dengan melakukan kebijakan pengurangan 50 % Tunjangan Hari Raya (THR) untuk tahun 2020 ini sepertinya bakal berbuntut panjang
       Sebab, persoalan yang menyangkut hak para pekerja BUMD pengelola jasa air minum milik Pemprovsu tersebut sontak memantik reaksi sejumlah LSM yang ada di Sumatera Utara khususnya Kota Medan

       Diantaranya berasal dari Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Teropong Keadilan & Hukum (Lsm TKH) Mhd.Rajab (foto). "Sudahlah tak dapat bansos warga terdampak Covid-19, kok malah THR merekapun dikurangi pula ?", celotehnya saat menerima pengaduan dikantornya di Jl.Pertahanan Gg.Seruai Patumbak, Senin (11/5)

      Kemudian Rajab, yang juga pengurus DPD AMPI kota Medan mengatakan jika pengurangan 50 % THR bagi karyawan PDAM Tirtanadi ditengah merebaknya virus Corona dapat diduga sebagai perbuatan yang tidak menyenangkan

       Pasalnya, pandemi Covid-19 yang sedang terjadi menuntut naiknya cost (biaya) hidup bagi seluruh masyarakat terdampak, termasuk para pekerja di PDAM Tirtanadi yang harus bekerja diluar rumah guna melayani kebutuhan air bersih masyarakat konsumen

       "Logisnyapun mereka diberi insentif, bukan yang semestinya menjadi hak mereka malah dikurangi. Ada apa sebenarnya ini ?", tanya Rajab heran

        "Coba bayangkan, bagaimana jika para karyawan mulai pegawai biasa, fungsionaris, tenaga kontrak, sampai BHL di PDAM Tirtanadi itu mogok kerja, tentu yang rugi masyarakat pelanggan air minum jugakan !?", pungkasnya

       Hal senada juga disampaikan Juniper Halomoan, Sekjend Dpp Lsm Perraksu. Menurutnya, meskipun pembayaran THR para pekerja PDAM Tirtanadi yang hanya satu bulan gaji dibanding tahun sebelumnya dikali dua bulan tersebut didasari surat Gubsu nomor 440/3650 tanggal 24 April 2020 yang ditandatangani Wagubsu Musa Rajekshah

       Namun sepanjang kemampuan keuangan memadai, tidak ada salahnya Trisno Sumantri selaku dirut beserta direksi lainnya membuat kebijaksanaan, umpamanya memberikan kompensasi bantuan terdampak Covid-19 kepada para pekerja PDAM Tirtanadi yang tetap bertugas melayani masyarakat pelanggan meskipun ditengah ancaman pandemi virus mematikan

Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Humarkar Ritonga ketika dikonfirmasi wartawan soal adanya pengurangan THR Pegawai sebesar 50% enggan memberikan komentar. (red)

0 komentar:

Posting Komentar