Senin, 20 April 2020

April 20, 2020

      Hangatnya isu yang beredar dipenghujung tahun lalu terkait dimulainya tahap penyelidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara terhadap dugaan kasus perubahan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT.Tirta Lyonnaise Medan (TLM) dengan PDAM Tirtanadi diera Sutedi Raharjo (foto) menjabat dirut, sepertinya mulai mendingin

       "Herannya, isu tersebut kok tiba - tiba raib, bak bongkahan salju yang telah mencair?", celoteh Binsar Simbolon, SH. MH, advokad muda yang juga menjabat Ketua LBH Lsm Strategi, Selasa (21/4)

       Kondisi ini tentunya mengundang kecurigaan publik yang berharap dugaan korupsi oleh sejumlah oknum petinggi dibalik PKS yang ditandatangani Tahun 2017 itu segera terbongkar. Apalagi kasus tersebut merupakan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut Tahun 2018, yang merekomendasikan Gubsu (saat itu dijabat Tengku Erry Nuradi), agar memerintahkan Direktur PDAM Tirtanadi meninjau ulang kerjasama dengan TLM

       Bahkan isunya tiga oknum pejabat karir ditingkatan Kepala Divisi (Kadiv), seorang direksi yang sedang menjabat, dan mantan direktur bidang inisial AH juga sudah turut dipanggil Ditreskrimsus Poldasu guna dimintai keterangan

       Sementara Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtanadi yang sekarang dijabat Trisno Sumantri, beberapa waktu lalu mengakui adanya temuan BPK RI Perwakilan Sumatera Utara yang berpotensi merugikan keuangan negara. Dalam hal ini investasi Pemprovsu karena tidak memperoleh hasil dari kekayaan daerah yang dipisahkan atas aset tetap IPA Limau Manis tersebut sebesar Rp.33.358.447.849,-

       Diketahui, perubahan PKS antara PDAM Tirtanadi dengan PT. TLM yang tersinyalir merugikan banyak pihak itu berdalih untuk menambah pasokan air 400 ltr/dtk, terintegrasi dengan eksisting 500 ltr/dtk dilokasi yang sama. Yaitu di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Limau Manis Tanjung Morawa Deli Serdang, hingga nantinya total produksi menjadi 900 ltr/dtk, dimana seyogianya sudah beroperasi pada Oktober 2019 lalu

       Binsar Simbolon meminta Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, M.Si untuk menuntaskan kasus yang telah meresahkan masyarakat konsumen air minum ataupun pelanggan PDAM Tirtanadi tersebut. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar