Kamis, 19 Maret 2020

Maret 19, 2020
     
Hampir setahun pasca dibekukannya kepengurusan Pimpinan Wilayah Pedagang Tradisional (PW.PETRA) LSM Strategi akibat terkena sanki penonaktifan pada program konsolidasi bidang evaluasi kinerja & keaktifan yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Provinsi (Dpp) Lsm Strategi Sumatera Utara secara berkesinambungan

       Demikian disampaikan M.Yusuf Siregar (foto tengah), Ketua Umum Lsm Strategi yang akrab disapa Boy Siregar saat menggelar pertemuan dengan sejumlah calon pengurus baru Pw.Petra Lsm Strategi di Sagar Cafe Jl.HM.Joni Medan, Kamis (19/3) malam

       "Meskipun bertahap, evaluasi yang dilakukan menyeluruh terhadap setiap dewan pimpinan Lsm Strategi, mulai unsur Dpp, Dpk Kab/Kota se-Sumut, sampai Badan - Badan Binaan serta Komisariat Kecamatan ataupun Komcat tanpa tebang pilih", jelasnya kepada Indra Syahfri, kordinator pembentukan kembali Pw.Petra Lsm Strategi Sumut

       Lebih lanjut Boy menjelaskan, seiring perkembangan organisasi, Lsm Strategi merasa perlu membentuk badan binaan (underbow), perangkat yang khusus menaungi para pedagang kecil. Yang kemudian diberi nama PETRA, singkatan dari Pedagang Tradisional. Selain menampung aspirasi pedagang, tujuan dibentuknya Petra Lsm Strategi tak lain adalah untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan pedagang utamanya yang beraktivitas dipasar tradisional

       Sementara Indra Syahfri berterima kasih atas kepercayaan Boy terhadap dirinya beserta rekan yang lain untuk mengaktifkan kembali kepengurusan Pw.Petra Lsm Strategi Sumatera Utara

        "Usai silaturrahmi ke Sekretariat Provinsi di Jl.Kedondong Pasar 7 Marindal minggu depan, secepatnya kami rampungkan susunan pengurus yang akan diusulkan kepada Ketua Dpp Lsm Strategi", ucapnya didampingi Angga, Ahmad Zaini, Endra alias Bagong, dan Jhoni selaku calon Ketua Pw.Petra Lsm Strategi untuk periodesasi 2019 - 2023 mendatang. (red)

0 komentar:

Posting Komentar