Senin, 16 Maret 2020

Maret 16, 2020
Ketua DPK LSM Strategi Kota Medan, Haris Kelana Damanik meminta Dinas Pendidikan baik itu Kota Medan maupun Provinsi Sumatera Utara  mempertimbangkan opsi meliburkan kegiatan sekolah guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Haris mengingatkan, bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah memberi rekomendasi untuk meliburkan sekolah guna menjaga kesehatan civitas akademika.

“Meliburkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah maupun kampus dalam masa karantina yang ditentukan otorita setempat merupakan salah satu rekomendasi WHO yang bertujuan untuk meminimalkan epidemi virus corona,” kata Haris dalam siaran persnya, Senin (16/3/2020).

Selain itu, kata Haris, menjaga kesehatan civitas akademika adalah amanat Pasal 79 dalam Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Saat ini sudah banyak negara yang meliburkan sekolah untuk menghindari penularan Corona. Bahkan di daerah lain seperti DKI Jakarta dan Jawa Tengah sudah ada arahan yang sama.

Menurutnya, Dinas Pendidikan di daerah harus mulai mengkaji opsi tersebut. Dia berharap kesehatan para pelajar menjadi prioritas utama.

“Prioritas utama pemerintah daerah melalui dinas terkait harus melindungi seluruh warga sekolah, siswa dan guru, serta civitas akademika di kampus mengantisipasi wabah virus Corona,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Sejak 2019, dunia dihebohkan dengan wabah virus Corona (Covid-19).

Hingga saat ini, sudah ratusan ribu orang di seluruh dunia terpapar Corona dan ribuan di antaranya meninggal dunia.

Di Indonesia, sudah ada puluhan orang yang dinyatakan terjangkit sehingga dikhawatirkan virus ini terus merebak ke berbagai daerah termasuk Kota Medan.

“Kita tidak boleh panik, tapi sebaliknya jangan pula sepele dan harus tetap waspada. Pihak pemerintah harus ikut menjamin keselamatan warganya dari kemungkinan terpapar virus berbahaya ini,” pungkas Haris. (red)

0 komentar:

Posting Komentar